Clock Widgets
0

Makan Cokelat dan Berwisata Ilmiah di Puslit Kakao

Posted by Unknown on 9:29 AM
Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jalan Perkebunan Renteng PTPN XII Kecamatan Jenggawah, 20 kilometer arah barat daya dari
Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute) memang bukan tempat penelitian biasa. Pusat penelitian ini lebih tua daripada usia kemerdekaan Indonesia. Pertama kali berdiri 1 Januari 1911 dengan nama Besoekisch Proefstation. Sejak 1981, lembaga non profit ini memegang mandat meneliti dan mengembangkan komoditas kopi dan kakao secara nasional. Mulanya, sejak didirikan PPKKI berkantor di Jalan PB Sudirman nomor 90 Jember. Namun tahun 1987, seluruh kegiatan operasional dipindahkan ke perkebunan Renteng.Inilah tempat penelitian warisan pemerintah kolonial Belanda yang berfungsi hingga sekarang.


Kebun percobaan PPKKI meliputi 160 hektare di Jember, 100 hektare di Malang, dan 11 hektare di Bondowoso. Untuk cokelat atau kakao, PPKKI telah berhasil mengembangkan benih kakao unggul, seperti Lindak Hibrida F1 hasil persilangan terbuka dan bibit kakao asal Somatic Embryogenesis.
Selain mengembangkan diri sebagai pusat penelitian, PPKKI juga layak menjadi rujukan tempat studi banding dan wisata pendidikan. Sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi berbasis pertanian acap kali mengirimkan siswa-siswa mereka ke PPKKI untuk belajar dan melihat langsung proses produksi dan pengolahan kopi dan kakao.

"Anak taman kanak-kanak pernah juga datang untuk pengenalan. Kalau ini ada peluang untuk wisata ilmiah, kenapa tidak? Ada rencana ke depan, Pusat Penelitian Kopi Kakao akan dijadikan objek wisata agro. Kita tak hanya bisa memperkenalkan kakao dari budidaya, tapi juga produksi industri hilir kita bisa perkenalkan kepada masyarakat luas," kata Qithfirul Aziz, salah satu pegawai di sana.



Sejumlah wisatawan dalam dan luar negeri mendatangi PPKKI, dan tertarik dengan industri rumah tangga pembuatan makanan dan minuman berbahan baku cokelat. Seorang turis asal Jepang tampak asyik menikmati permen cokelat yang legit dan manis. Ada pula minuman cokelat yang nikmat dan segar. "Kita bisa jual produk permen, cokelat, minuman. Pulp kakao bisa digunakan nata de cocoa (sejenis minuman)," kata Aziz.

Produksi makanan berbahan baku cokelat PPKKI belum diproduksi secara luas untuk masyarakat umum. Sejauh ini, makanan tersebut hanya untuk keperluan internal dan menjadi sajian bagi para tamu. "Kita masih perlu survei pasar. Produk kami menggunakan bahan dasar asli, harganya tentu cukup mahal. Makanan cokelat di pasaran tak banyak mengandung kakao asli. Imej masyarakat pokok warna cokelat, rasanya manis," kata Aziz.

0 Comments

Post a Comment

Copyright © 2009 SMKN 3 JEMBER All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.